BeritaOKU

Prihatin Dengan Infrastruktur Terbengkalai di SMA Negeri 5 OKU: Komnas Pendidikan Sumsel Akan Cari Solusinya

371
×

Prihatin Dengan Infrastruktur Terbengkalai di SMA Negeri 5 OKU: Komnas Pendidikan Sumsel Akan Cari Solusinya

Sebarkan artikel ini

 

Radjaberita.com – SMA Negeri 5 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang terletak di Baturaja, Sumatra Selatan, kini menjadi sorotan publik. Meskipun sering menjadi pilihan alternatif bagi siswa, sekolah ini menghadapi tantangan besar terkait infrastruktur yang memengaruhi kualitas pendidikan.

Dari 15 ruang kelas yang ada, tiga di antaranya tidak dapat digunakan akibat proyek ruang kelas tambahan yang terhenti sejak 2016. Ismakun, Kepala Sekolah SMAN 5 OKU, menilai bahwa penyelesaian proyek ini akan sangat meningkatkan kapasitas sekolah. “Seandainya bangunan ini selesai, daya tampung siswa akan meningkat signifikan,” ungkapnya. Senin,(09/08/2024).

Kondisi ini semakin memperberat beban sekolah dalam menampung jumlah siswa yang terus meningkat, memaksa guru dan siswa beradaptasi dengan keterbatasan ruang yang ada.

Menanggapi situasi ini, Dr. Khorul Buddy Nagara dari Komisi Nasional Pendidikan (Komnas Pendidikan) Sumatra Selatan, melakukan kunjungan langsung ke lokasi bangunan terbengkalai. Ia menyatakan keprihatinan mendalam dan berjanji berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan untuk mencari solusi.

Dr. Khorul meminta agar kepala sekolah SMAN 5 OKU melengkapi semua dokumentasi pembangunan dan menyerahkan surat serah terima dari kepala sekolah yang lama kepada PLT kepala sekolah yang baru. Ia menegaskan bahwa bangunan terbengkalai ini tidak hanya memboroskan anggaran tetapi juga menciptakan kesan kumuh di lingkungan sekolah.

“Untuk mempercepat penyelesaian masalah, kami akan mengusulkan agar pihak terkait, termasuk kejaksaan Sumatra Selatan, segera mengadakan rapat dengan Dinas Pendidikan Provinsi guna membahas kelanjutan proyek. Saya berharap bangunan ini dapat digunakan mulai tahun depan, meningkatkan kapasitas sekolah dan kenyamanan belajar siswa,” pungkasnya.(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *